Lompat ke konten

Ilmu Al-Qur'an Dan Tafsir

Jemari Puan di Latar Surga

Jemari Puan di Latar Surga

Oleh : Amanah Amnun

 

Tanganmu basah, mengusap serpihan pilu pada pipiku
Tanganmu kering, terpanggang mentari menggendongku
Tanganmu halus, penuh cinta mengusap keningku
Tanganmu kasar, penuh pengorbanan demi nyawaku

Dengarlah bu, bisikan angin yang  mencuri dengar seuntai do’amu,
‘Indah untainya tak sebanding dengan musikmu
Teduh tatapnya tak sehangat selimutmu
Linangnya berderai membawa namamu’, katanya.

Mari ku tukar tulangku dengan tulang rapuhmu
Mari ku tukar Bola mataku dengan buram pandangmu
Mari ku tukar nafasku dengan sesak nadimu
Meski ku tau jawabmu singkat, ‘tak perlu’

Wahai puan yang menjerit namun bahagia atas lahirku,
Jemarimu bersaksi untuk derita yang menyiksa kala duka
Kini bersenda sendu lah membayar semua jerih jeritmu
Giliranku sambung, Cerita jemari puan di latar surga