Lompat ke konten

Ilmu Al-Qur'an Dan Tafsir

Kartini’s Day

[Kartini’s Day]

Tidak bisa dipungkiri bahwa tulisan Kartini yang dimuat dalam buku “Habis Gelap Terbitlah Terang” bukanlah sekumpulan kata yang tertulis tanpa perjuangan.
Tapi bagaimana cara Kartini menginspirasi teman dan saudaranya untuk sama-sama peduli. Bahwa sesama manusia kita semua punya hak dan kedudukan yang sama untuk saling peduli dan menghargai. .

Beberapa tahun lalu, di sudut perpustakaan, pertama kalinya saya membaca buku tersebut. Hasilnya, lewat kata-kata saja saya sudah tergugah untuk lebih percaya dengan diri sendiri, bahwa manusia, tanpa memandang gender dan usia serta strata sosial punya peranan yang penting dalam kehidupan. .

Dulu Kartini dapat mengubah keadaan di mana dahulu perempuan-perempuan hanya memiliki tujuan untuk menikah dan mengurus anak serta suami.
Sekarang? banyak perempuan-perempuan yang tidak ragu mencapai mimpinya, demi menolong dirinya dan sesama manusia lainnya. .

Hari ini, kita berjuang lewat cara kita berbuat, menginspirasi, menolong, dan melakukan usaha terbaik kita. Menjadi manusia yang bermanfaat dalam setiap hal yang dilakukan dan bersahaja dalam meraih mimpi yang ingin dicapai. .

Ini bukan masalah siapa yang lebih tinggi posisinya, tapi tentang nilai menjadi manusia. Bahwa setiap orang baik laki-laki maupun perempuan punya peranan penting dalam segala aspek kehidupan manusia. Jadi, untuk teman-temanku yang sedang berupaya menolong dirinya, semangat ya. Untuk teman-teman yang sedang menaiki anak tangga mencapai mimpinya, semangat ya.

“Kami berikhtiar supaya kami teguh sungguh. Sehingga kami sanggup diri sendiri. Menolong diri sendiri. Dan siapa yang dapat menolong dirinya sendiri. Akan dapat menolong orang lain dengan lebih sempurna pula.”
(Surat R.A Kartini untuk Ny. Abendanon, Desember’02)

Selamat Hari Kartini, untuk teman yang sama-sama sedang berjuang.

IG : Chandra Gita Tresna