Lompat ke konten

Ilmu Al-Qur'an Dan Tafsir

Penyusunan Tafsir Ayat Kauniyah: Kerjasama Pakar Tafsir UIN SGD Bandung dan LPMQ Kemenag RI

  • oleh

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), pada Kamis (31/03/ 2022) di el-Royale Hotel Bandung melaksanakan pembahasan Kajian dan Penyusunan Tafsir Ayat Kauniyah LPMQ bekerjasama dengan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Sebelumnya, nota kesepahaman antara LPMQ dan UIN SGD Bandung ditandatangani untuk kerjasama penulisan tafsir ilmi ini. Kajian dan Penyusunan Tafsir Kauniyah mengangkat tema tentang Air dan samudra.

Pada pertemuan pertama telah disepakati format dan gaya penulisan untuk penyusunan tafsir ilmi ini. Untuk tim prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir akan membedah penafsiran ayat-ayat Al-Quran dan aspek linguistiknya atau disebut juga aspek syar’i, sementara untuk kajian ilmiahnya diserahkan kepada tim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Pertemuan kedua ini mulai membahas draf makalah dari masing-masing penulis. “Penyusunan buku ini kita targetkan selesai pada bulan Juli,” Abdul Aziz Sidqi, MA selaku Koordinator Pengkajian Al-Qur’an LPMQ menjelaskan dalam sambutannya. Selanjutnya Aziz mengabarkan, setelah selesai dikaji dan ditulis, produk ini akan dipresentasikan di hadapan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS). Bahasanya pun akan disesuaikan dengan bahasa Melayu, karena bukan hanya diperuntukan untuk umat Islam Indonesia saja.

Sementara itu, dalam sambutannya mewakili tim penulis dari UIN Bandung, Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag mengatakan “UIN Bandung merasa sangat terhormat dipercaya LPMQ sebagai tim penulis Tafsir Ayat Kauniyah, yangakan menjadi produk negara. Itu artinya UIN Bandung mewakili negara dalam menyusun buku tafsir Ilmi. Oleh sebab itu, kami akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan kemampuan kami,” kata Wakil Rektor bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga itu bersemangat.

Metode penyusunan dilakukan dengan kaidah-kaidah penulisan tafsir tematik. Rosihon menghimbau setiap penulis untuk tidak lupa menyisipkan 3 pesan, antara lain: pertama, pesan teologis; kedua, pesan etis; dan ketiga, pesan praktis. Sebagai contoh, ketika ada ayat Al-Qur’an berbicara tetang air sebagai nikmat, secara teologis, apa sifat Allah yang bisa dimunculkan dari ayat itu? Kemudian, apa nilai yang bisa diambil dan diaktualisasikan dalam kehidupan? Itulah yang perlu dituangkan dalam tulisan.

Kajian dan Penyusunan Tafsir Ayat Kauniyah pada hari Selasa-Rabu, 17-18 Mei 2022

Pembahasan Tafsir ilmi ini dilanjutkan kembali pada hari Selasa-Rabu, 17-18 Mei 2022 di Hotel De Paviljoen, Bandung. Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), Dr. Muchlis M. Hanafi, MA, menghadiri Kajian dan Penyusunan Tafsir Ayat Kauniyah tersebut. Pada sesi tanggapan materi, Muchlis menyampaikan beberapa masukan: pertama, hendaknya penulis buku memperhatikan sasaran pembacanya yaitu masyarakat umum, khususnya masyarakat Melayu yang tidak sedinamis masyarakat Indonesia.

Kedua, tahun 2024 Indonesia akan menjadi tuan rumah World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan membahas persoalan krisis air di dunia. Terkait dengan ini, pada bab 5 tentang krisis air menjadi ruh buku ini, karena itu harus diperkaya dengan aspek teoretis dan praktis. Ketiga, buku ini bisa diperkaya dengan petunjuk-petunjuk dari hadis Rasulullah Saw, karena ayat-ayat Al-Qur’an tentang prinsip-prinsip dasar pengelolaan dan pelestarian air secara praktis tidak banyak. Dan keempat, dengan memperhatikan pembacanya; masyarakat Melayu yang umumnya bermazhab Syafi’i, buku ini bisa diperkaya dengan contoh-contoh persoalan fikih dan solusinya yang rajih tentang air dalam mazhab Asy-Syafi’i.

Adapun tim pakar Tafsir UIN Bandung di antaranya: Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag, Ecep Ismail, M.Ag, Irma Riyani, M.Ag, Ph.D, Dr. Sholehudin, M.Ag, Dr. H. Ahmad Izzan, M.Ag, dan Dr. Dadang Darmawan, MA berikut kolaborasi juga dengan tim pakar Air dari BRIN, yakni: Prof. Dr. Ir. M. Rahman Djuwansyah serta Dr. Hoemam Rozie Sahil. Cakupan Tafsir Ayat Kauniyah ini membahas terkait Pesan Moral Ayat-Ayat Tentang Air, Makna Air dalam Al-Qur’an, Eksistensi Air, dan Krisis Air.