Lompat ke konten

Ilmu Al-Qur'an Dan Tafsir

Studi Komparatif: Bincang Hangat HMJ IAT UIN SGD Bandung bersama HMPS IAT STAIPI Garut

IQT.UINSGD.AC.ID – Maliki Ardiansyah dan rekan-rekan berangkat dari Kabupaten Garut pukul 05.30 WIB dengan menaiki kereta, dan langsung disambut dengan hangat oleh pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung (HMJ IAT UIN Bandung) setelah tiba pukul 08.20 di Kampus 1 UIN Bandung.

Kehadiran mereka, Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Islam Garut (HMPS IAT STAIPI Garut) adalah untuk menghadiri acara Studi Komparatif. Studi Komparatif HMJ IAT UIN Bandung dengan HMPS IAT STAIPI Garut merupakan salah satu program kerja dari Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas). Acara ini dilaksanakan di Aula Gedung SC Lantai 1, Kampus 1 UIN Bandung, pada tanggal 25 November 2023.

Ketua Pelaksana dari HMJ IAT UIN Bandung, Saudari Dwi Nur Agustin memberikan keterangan kepada  Tim Pers HMJ IAT bahwa, “Dari HMJ IAT itu ada sekitar 50 orang dan dari Garut itu ada sekitar 20 orang, jadi kalau diakumulasikan, jumlah peserta yang ikut hadir ini ada 70 orang,” ujar Dwi saat diwawancara pada Sabtu (25/11/2023).

Dwi Nur Agustin juga menyatakan konsep acara yang dilaksanakan merupakan sharing session. “Untuk konsep acaranya sharing session, jadi kumpul per departemen,” ujar Dwi.

Tambahnya, dengan mengusung tema “Sinergitas Intelektual: Membangun Keterkaitan dan Pertukaran Ide dalam Optimalisasi Kinerja Organisasi Mahasiswa Jurusan”. Dwi Nur Agustin berharap dengan berusaha menyambung tali silaturahmi dan bertukar pikiran dapat meningkatkan kualitas dan mengoptimalkan kinerja kedua organisasi mahasiswa jurusan, baik HMJ IAT UIN Bandung maupun HMPS IAT STAIPI Garut.

 “Selain dari menyambung silaturahmi, tentunya mereka juga punya keinginan atau tujuan yang jelas, saling bertukar pikiran dan juga informasi, khususnya terkait dengan himpunan mahasiswa. Apa yang tidak ada di mereka kita sampaikan, apa yang gak ada di kita mereka sampaikan,” ungkap Dwi saat memaparkan tujuan diadakannya acara ini.

Setelah sambutan-sambutan, acara dimulai dengan sesi presentasi umum dari Departemen Minat dan Bakat (Mikat) dan Departemen Pemberdayaan Perempuan (Pemdapu). Dwi mengatakan lebih lanjut tentang presentasi umum ini. “Karena dari departemen kita dan juga bidang garapan mereka itu tidak sama jumlahnya, jadi sebelum ada sesi Forum Group Discussion atau FGD itu, kita ada presentasi umum dulu dari departemen kita yang tidak ada di mereka. Departemen yang tidak ada di mereka itu kan Departemen Minat dan Bakat dan juga Departemen Pemberdayaan Perempuan, jadi kita adain presentasi umum dulu terkait program kerja dan sebagainya,” ujar Dwi.

Hal ini dilakukan untuk mengenalkan kepada HMPS IAT STAIPI Garut beberapa departemen yang sebenarnya penting keberadaannya dalam organisasi himpunan mahasiswa. Dalam sesi pemaparan program kerja Departemen Mikat dipimpin oleh Ketua Departemen Mikat, saudara M. Zeny Alamsyah. Sementara, program kerja yang dipaparkan oleh Departemen Pemdapu dipimpin oleh Ketua Departemen Pemdapu, saudari Nadya Fitri. Setelah sesi pemaparan program kerja berakhir, acara dilanjut dengan sesi Forum Group Discussion antara departemen-departemen yang memiliki kesamaan.

Departemen-departemen yang memiliki kesamaan berada dalam satu lingkaran diskusi, saling memaparkan program kerja dan melakukan tanya-jawab. Saat sesi Forum Group Discussion berlangsung ada rasa kekeluargaan dan rasa senang. Seperti yang dirasakan Ketua Pelaksana dari HMPS IAT STAIPI Garut. “Kesan yang saya rasakan pada kegiatan kali ini sangat seru sangat senang, pokoknya kegiatan ini berkesan karena memang kegiatan ini di HMPS IAT STAIPI sendiri itu sudah tidak terlaksana hampir dari tiga kepengurusan dan terlaksana kembali pada kepengurusan ini, jadi ada rasa yang berbeda.”

Pertemuan ini pun menambah wawasan dan ilmu. Kepada kami, rekan-rekan HMPS IAT STAIPI Garut menyatakan bahwa, mereka telah menuliskan beberapa konsep dan ide dari sesi diskusi yang telah berlangsung, dan akan secepatnya menindak lanjuti hasil diskusi tersebut. “Ada catatan mengenai studi komparatif tadi dan hasil dari diskusi tadi dengan pengurus HMPS IAT STAIPI Garut secepatnya akan kami eksekusi wawasan atau ilmu yang telah didapatkan,” ujar Ketua HMPS IAT STAIPI Garut, Maliki Ardiansyah saat diwawancara pada Sabtu (25/11/2023).

Tim Pers HMJ IAT UIN Sunan Gunung Djati Bandung