Lompat ke konten

Ilmu Al-Qur'an Dan Tafsir

Wanita yang rindu peradaban maju

Tema : Wanita yang rindu peradaban maju
(Belajar bertoleransi dari R.A Kartini)

Isu yang berkaitan dengan agama belakangan ini menjadi masalah yang sangat sensitif. Salah bicara sedikit, bisa dianggap pelecehan dan bisa berujung pada jeruji besi. Oleh karena itu, kerukunan antar umat beragama harus senantiasa dijaga untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis dan saling bekerja sama demi tercapainya perdaban bangsa yang maju.

R.A Kartini pernah mencontohkan tentang toleransi terhadap umat beragama dalam kehidupannya.

Salah satu kekuatan dari Kartini adalah hubungannya yang baik dengan orang dari berbagai latar belakang agama yang berbeda. Tidak hanya berupa hubungan biasa, tetapi juga terlibat dalam dialog dan perjumpaan yang mendalam. Oleh karena itu Th. Sumartana berani menyebut Kartini sebagai orang pertama yang melakukan dialog antar agama. “Agama sesungguhnya adalah sebuah berkah untuk membangun ikatan persaudaraan di antara semua ciptaan Allah, putih atau coklat. Tidak mempertimbangkan derajat, perempuan atau laki-laki, atau kepercayaan, semuanya dari kita adalah anak-anak dari satu Bapak, Tuhan yang Esa.” (Isi surat dari R.A Kartini kepada Ny. van Kol. 21-07-1902).

“Bukan agama yang tidak mempunyai kasih, tetapi umat manusialah yang menghancurkan segala sesuatu yang awalnya indah dan kudus. Sejauh yang saya lihat, yang paling indah dan paling kudus dalam agama adalah cinta/kasih. Dan untuk dapat hidup menurut kehendak Yang Ilahi, haruskah orang secara mutlak harus menjadi seorang Kristiani? Budhis, Brahmins, Yahudi, Muslim, demikian juga orang yang menyembah berhala sekalipun dapat hidup dengan kasih yang murni.” (Isi surat dari R.A Kartini kepada Ny. Abendanon-Mandri.12-12-1902)

Dari ungkapan itu dapat kita lihat bahwa bagi Kartini agama adalah sebuah jalan yang ditempuh manusia untuk mencapai kebaikan. Tidak hanya satu agama yang memiliki kemurnian kasih, tetapi juga agama-agama suku pun yang dianggap primitif memiliki kasih yang murni.

IG : Hapiddin